Thursday, November 1, 2012 1:40:25 PM
Masih ingat dalam ingatanku, ketika bapak masih dirawat diRS TELOGO REJO, waktu itu dokter menyarankan agar diadakan pembedahan otak untuk mengeluarkan cairan didalamnya. Ketika itu ibu meminta pertimbangan kepada aku, kontan langsung saja aku menyanggupi, agar operasi segera dilakukan dan biaya operasi aku yang menanggung. Dan operasi berjalan dengan lancar dan bapak diperkenankan pulang agar bisa dirawat dirumah. Mendengar kabar bahwa bapak bisa dirawat dirumah padahal bapak belum sembuh benar inilah yang sebenarnya menyusahkan hatiku. Entah sadar atau tidak pada hari itu aku menangis tersedu-sedu tidak melihat keadaan dan tempat, sampai didepan bu Hesti manager cater waktu itu aku bisa menangis tersedu-sedu sambil menyampaikan alasanku tidak bisa melaksanakan tugas karena hari itu aku menjemput bapaku pulang dari rumah sakit. Dirumah sakit aku tidak sanggup melihat keadaan bapaku, aku menangis namun tidak seorangpun anggota keluargaku yang tahu. Firasatku mengatakan bahwa raga bapaku tidak akan bertahan lama dan bapaku akan beristirahat panjang. Sampai dirumah bapak dibaringkan dikamarnya, aku mendekatnya untuk melihat keadaanya dan bapaku bertanya kepadaku, apakah aku tidur disini lalu aku menjawabnya tidak aku pulang kerumah-kontrakan, bapak terdiam dan itu menjadi pembicaraanku yang terakhir dengan bapaku yang tercinta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar